Minggu, 12 Mei 2013

Bagaimana cara mencari sponsor untuk kegiatan dengan baik dan benar

Malam agan aganwati semuanya, malam ini ane mau ngeshare beberapa tips sederhana nih mengenai 'Bagaimana mencari sponsor dengan baik dan benar'. Semoga bermanfaat.

Sponsor adalah pihak atau seseorang yang dapat membantu membiayai atau memberi suntikan dana terhadap acara yang akan kita gelar. Fungsi sponsor sangat banyak, selain untuk pemberi dana, sponsor bias juga diartikan sebagai orang atau pihak yang mampu menyediakan apapun yang penyelenggara acara minta sesuai dengan kesepakatan dan keuntungan masing-masing pihak.
Dalam mencari sponsor, tentu saja harus ada kesepakatan kedua belah pihak. Antara pihak sponsor dengan penyelenggara acara. Berikut saya kasih beberapa tips dan trik sederhana untuk mendapatkan sponsor.
  1. Membuat proposal: Pembuatan proposal sangat menentukan apakah pihak sponsor mau mensponsori acara kita atau tidak. Proposal dan atau loby yang baik akan menentukan berhasil atau tidaknya sebuah kesepakatan.
  2. Hubungi sponsor yang menjanjikan : Menghubungi sponsor terlebih dahulu sebelum mendatangi kantor mereka berfungsi untuk menentukan janji dan kesepakatan apakah proposal kita akan diterima atau tidak oleh mereka.
  3. Menentukan tangal : Menentukan waktu yang tepat dengan pihak mereka dalam hal membuat janji untuk melakukan lobi dan penyerahan proposal sangatlah penting
  4. Lobi : Lobi, dalam hal ini lobi sangat diperlukan untuk melakukan negosiasi dengan pihak sponsor. Lobi yang baik akan menentukan berhasil atau tidaknya upaya pencarian sponsor tersebut. Sebaiknya dalam melakukan lobi, kita mengirim orang orang yang pandai bicara tetapi dengan tatakrama yang baik
  5. Kesepakatan : Setelah lobi berhasil, lakukan kesepakatan atau hitam diatas putih dalam hal ini harus ada perjanjian dengan beberapa saksi diats materai agar semua berjalan sesuai rencana.
  6. Berdoa : Berdoa penting agar dalam pelaksanaan acara tidak ada hal hal yang tidak diingingkan terjadi
Source dibawah: Yahoo
Buat, ajukan & sesuaikan proposal kepada pihak yang akan diajak.

Sejauh yang saya lakoni sponsor dibagi dalam beberapa jenis (bentuk) diantaranya :
1. Sponsor Tunggal (menanggung seluruh anggaran)
2. Sponsor Utama (minimal 50% dari seluruh anggaran)
3. Sponsor Madya (minimal 25% dari seluruh anggaran)
4. Sponsor Muda/Purwa (minimal 10% dari seluruh anggaran)
5. Sponsor Pendukung/Pelengkap (memberi fasilitas/perlengkapan)

Lembaga untuk menjadi sponsor :
1. Instansi Pemerintah
2. Swasta
3. Lembaga lainnya

Cara lainnya:
-pertama acara yang akan di dibuat harus menarik(dalam hal ini sudah harus jelas) komunikatif,menghibur,dsbnya.
-ada hubungan dengan produk atau jasa sponsor tersebut.
-adanya kontribusi timbalbalik terhadap sponsor.
-belajar untuk berkomunikasi yang baik.
-minta bantuan link(jarigan atau orang dalem) terkait dengan sponsor agar sponsor mau mensponsori acara anda.

Source dibawah: firman-wijaya.blogspot.com

Penggalangan dana atau fundraising adalah segala upaya mendapatkan dana dan sumber daya untuk membiayai kebutuhan organisasi dalam menjalankan programnya secara efektif dan dapat berkembang sesuai tuntutan kebutuhan masyarakat yang dilayani atau didampingi. Dan tujuannya adalah untuk menghimpun dana dan sumber daya, meningkatkan citra lembaga, memperbanyak donatur, memperkuat organisasi, mendorong transparasi, meningkatkan akuntabilitas, meningkatkan jiwa sosial masyarakat, dan mengurangi ketergantungan lembaga.

Identifikasi Calon Donatur

Untuk menemukan donatur ada rumus 3C yaitu :
1. Connection (koneksi). Maksudnya kita perlu setiap saat menjalin hubungan terhadap semua donatur baik yang lama maupun yang baru.
2. Capability (kapasitas memberi). Setiap donatur tidak mungkin mempunyai kemampuan yang sama. Maka yang perlu kita ketahui adalah berapa perkiraan kemampuan mereka memberi. Permintaan terlalu banyak bisa menyebabkan para donatur menjadi takut memberi, sedangkan terlalu sedikit dianggap meremehkan.
3. Concern (kepedulian). Dalam hal ini kita harus bisa mengajak para donatur untuk ikut serta peduli terhadap terget grup yang akan kita layani.

Untuk mengetahui calon donatur, kita perlu meneliti calon donatur kita. Untuk itu harus ada informasi tentang donatur. Informasi itu bisa meliputi nama, umur, alamat, pekerjaan, pendidikan, keluarga, kepada siap dia pernah memberi dana, dan jumlah dana yang pernah ia berikan. Perlu juga dilihat kapasitasnya. Sumber kekayaan donatur dan kekayaan donatur itu sendiri. Sementara itu ada juga lembaga bisnis memberi dana supaya menghasilkan publisitas. Hal ini dilakukan oleh sejumlah media massa seperti Kompas, Media Indonesia, dan lain-lain.

Kerangka Umum Penggalangan Dana

Ada sembilan tahap yaitu :
1. Apa yang Anda mau capai? artinya tahap ini Anda diminta untuk dapat merumuskan arah visi Anda.
2. Merumuskan tujuan dan sasaran lembaga.
3. Menyusun berapa biaya total.
4. Mengidentifikasi para pemilik dana.
5. Bagaimana mendapatkan dana.
6. Merumuskan strategi untuk mendapatkan dana hibah.
7. Bagaimana memohon hibah.
8. Mintalah dana hibah.
9. Berterima kasihlah (he..he..he..).

Strategi Menemukan Donatur

Ada berbagai cara untuk mendapatkan dana. Salah satunya adalah melalui acara khusus. Misalnya dengan mengadakan bazar amal. Beberapa orang yang berpotensial kita undang dalam acara tersebut. Di tengah-tengah acara itu kita bisa lebih lanjut menjelaskan tujuan organisasi menggelar acara "Bazar Amal", misalnya. Acara khusus sebagai sarana pengumpulan dana.

Mengelola Pendapatan

Yang dimaksud di sini adalah upaya pertukaran dengan surplus. Pendapatan bisa diperoleh dari perdagangan, pelayanan jasa profesional, dan dana abadi serta investasi. Ada hal-hal yang perlu diperhatikan dalam usaha mencari pendapatan sendiri.
1. Apa tujuan utama organisasi mengusahakan kegiatan yang mendatangkan pendapatan?
2. Bagaimana kegiatan ini memperkaya nilai terhadap misi organisasi yang ada?
3. Apakah organisasi memiliki business plan yang dapat diandalkan?
Untuk itu diperlukan riset pasar. dalam riset pasar ini ada rumus 5 P fundamental, yaitu.
1. Product. Artinya, apa yang akan dijual?
2. People. Artinya, adakah tersedia cukup pembeli? Sasaran pembeli.
3. Price. Artinya, seberapa banyak pembeli mampu membayar? Harga yang pantas.
4. Place. Artinya, di area mana yang paling efektif?
5. Promotion. Artinya, bagaimana cara agar pembeli ingin membeli lagi?

Tips terakhir yang paling penting adalah menjaga hubungan baik dengan para donatur. Sehingga apabila kita mengajukan dana dikemudian hari, donatur itu sudah percaya kepada kita. Buatlah data base, berilah hadiah, dan undanglah para donatur ke acara resmi kita. Tulisan ini termotivasi oleh para adik kelas yang belum mengerti bagaimana cara mendapatkan dana


Sekian tips dan trik dari saya gan ganwati semoga bermanfaat. Semua tulisan diatas berdasarkan pengalaman pirbadi dan berdasarkan beberapa sumber. Saya tidak sembarang 'nyuri' tulisan orang tapi tetap dicantumkan hak cipta. Semoga bermanfaat :)

9 komentar:

  1. thx gan, ijin sruput ilmunya :D

    BalasHapus
  2. mau tanya, biasanya kalo ke perusahaan, misalnya kita gak punya link dalam, terus biasanya kita minta sponsor dari perusahaan itu ke bagian mananya?
    Trims.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sebenarnya dalam permohonan sponsor tidak perlu link dalam. Coba ke bagian humas perusahaannya atau tanya saja ke resepsionisnya.

      Hapus
  3. bingung cari sponsor karena masih organisasi kecil nih
    tulisan yang membantu sekali
    yang mau gabung yuk http://geps-magelang.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ga usah bingung atau takut. Selama kita datang dengan membawa proposal yang menjanjikan, memiliki user interface beserta konten yang bagus baik dan menatik, calon sponsor pun akan dengan semangat untuk mem-follow up proposal anda. Sukses Terus.

      Hapus
  4. Dapat ilmu baru nih....semoga lebih giat lagi cari sponsor.....tks ilmunya.

    BalasHapus
  5. masss , saya mau tanya ???
    kalo cari sponsor untuk bangun suatu management itu bisa ga yaa ??

    BalasHapus